Indonesia Tuan Rumah 25th ASEAN-New Zealand Dialogue

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA ; ndonesia menjadi tuan rumah Pertemuan ke-25 ASEAN-New Zealand Dialogue yang akan
berlangsung di Jakarta tanggal 10-11 April 2018. Pertemuan Dialogue ini merupakan pertemuan reguler tahunan antar Senior Officials (SOM) Negara ASEAN dan Selandia Baru, yaitu pejabat tinggi setingkat Wakil Menteri Luar Negeri dan/atau Direktur Jenderal yang menangani urusan ASEAN di masing-masing Kementerian Luar Negeri.

Pertemuan tahun 2016 dilaksanakan di Bali, 
sementara tahun 2017 Pertemuan dilaksanakan di Christchurch, Selandia Baru.
Indonesia merupakan negara koordinator ASEAN untuk kerja sama kemitraan ASEAN dengan Selandia Baru tahun 2015-2018. Kekoordinatoran Indonesia akan berakhir pada bulan Juli/Agustus tahun ini saat pelaksanaan Pertemuan ASEAN Post Ministerial Conference+1 with New Zealand di Singapura, dan akan digantikan oleh Kamboja sebagai negara koordinator yang 
baru. Selanjutnya, Indonesia akan menjadi negara koordinator ASEAN untuk kerja sama kemitraan ASEAN dengan Rusia tahun 2018-2021.


Pertemuan ke-25 ASEAN-New Zealand Dialogue ini cukup spesial bagi Indonesia karena berlangsung di akhir masa kekoordinatoran Indonesia. Selama menjadi negara koordinator, Indonesia berhasil mendorong tercapainya peningkatan hubungan kerja sama kemitraan ASEAN Selandia Baru. Pertama, Selandia Baru meresmikan Misi Selandia Baru untuk ASEAN di Jakarta tanggal 22 Oktober 2015. Kedua, ASEAN dan Selandia Baru melaksanakan KTT Peringatan 40 tahun Kerja Sama Kemitraan tanggal 22 November 2015.

Pada kesempatan ini kemitraan ASEAN Selandia Baru pun ditingkatkan dari Comprehensive Partnership menjadi Strategic Partnership dengan diadopsinya Joint Statement for the ASEAN-New Zealand Strategic Partnership 2016-2020. Ketiga, ASEAN dan Selandia Baru mengadopsi Plan of Action to Implement the Joint Statement for 2016-2020 yang terdiri dari 59 rencana aksi di bidang politik dan keamanan,  ekonomi, sosial dan budaya, konektivitas, penguatan Sekretariat ASEAN, dan pengurangan kesenjangan pembangunan serta integrasi ASEAN.

Selain itu, Indonesia dan Selandia Baru 
menjadi Co-Chair pada EAS Conference on Combating Marine Plastic Debris di Bali tanggal 6-7 September 2017, untuk memberi solusi terhadap masalah sampah plastik laut yang menjadi perhatian bersama di kawasan.
Pertemuan Dialogue di Jakarta ini akan dimanfaatkan untuk melihat kembali kemitraan strategis ASEAN-Selandia Baru selama 3 tahun terakhir, yang diharapkan akan memperkuat kemitraan strategis ini di tahun-tahun mendatang. Selain itu, dalam Pertemuan Dialogue ini, akan dilakukan pula tukar pikiran mengenai perkembangan di ASEAN, di Selandia Baru dan Pasifik, serta
perkembangan berbagai isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama, seperti Regional Architecture, Terorisme, Ekstrisme, dan Kejahatan Lintas Negara, negosiasi RCEP, Perubahan Iklim, serta Agenda PBB Pasca 2015.


Delegasi Indonesia akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu RI, Dubes Jose Tavares, selaku SOM Leader ASEAN-Indonesia, sedangkan delegasi Selandia Baru akan  dipimpin oleh Deputy Secretary of the Americas and Asia Group MFAT New Zealand, Ben King. (RIK)
 

Index Berita